Pentas Seni Teater Iqro“LUKITO”
“LUKITO” bercerita tentang Luki, seorang pemuda miskin yang menghabiskan kehidupan sehari-hari hanya untuk membahas dan menuntut keadilan bersama Mak’e dan Egha. Mereka membahas berbagai macam hal keadilan didalam kehidupan mulai dari permasalahan tuhan hingga permasalahan cinta.
Dapat dilihat dari pentas seni yang ditampilkan dalam cerita “LUKITO” ini bahwa begitu banyak bermunculan rasa kegalauan dalam diri setiap kaum muda. Hal ini karena mereka yang selalu berpura-pura untuk peduli dengan negeri tercinta mereka.
Hal ini tentu berbanding terbalik denga luki yang tidak pernah mengalami kegalauan itu. karena dlam cerita ini luki yanng berkarakter sebagai seorang pria yang peduli terhadap negeri tercinta merasa bahwa pendidikan adalah cara berfikir bukan cara bersekolah. Luki mencoba merubah worldview masyarakat yang terlena.
Waktu berjalan terus-menerus berlalu dengan cepat dan membakar mimpi-mimpi Lukito untuk menciptakan negeri yang adil penuh integritas. Ketidak berdayaan dalam hidup yang dimiliki oleh Lukito adalah faktor utama terhentinya pikiran-pikiran tersebut. Hal ini dikarena nilai-nilai kejujuran yang ada pada diri seseorang telah mati jauh sebelum kisah ini dimulai.
“Rakyat sekarang sudah susah, jangan ditambah susah , bisa mati nanti kita. Tuhan tidak menciptakan orang miskin seperti kita, tapi kita juga tidak diam saja. Kita selalu berdoa. Tapi tidak dikabulkan, berarti memang benar ini salah mereka.”
Penampilan yang dilakukan oleh teater iqro ini merupakan salah satu karya yang dibuat oleh seorang seniman muda yang bernama Rahmad Azazi Romantoro. Beliau telah banyak membuat karya-karya yang dibuatnya untuk dipentaskan. Setiap katya yang beliau buat dapat mengapresiasikan kepada mahasiswa/i tentang fenomena-fenomena yang terjdi didalam kehidupan kita.
Pimpro : M. Akmal Rizkoni (@akmalrizkoni)
Karya, Sutradara : Rahmad Azazi Rhomantoro (@rachmad_azaziRhomantoro
Pemain :
Kaspul sebagai Lukito
Dita sebagai Egha
Egha sebagai Mak’e (@eghaamul_)
Lutfi sebagai Tua Bangka (@rasluthfi)
Firah sebagai Marwiah (@mghfr_5)
Hasbi sebagai Marwono (@banggby_)
Mawa sebagai Seniman Muda (@mwdh_nada)
Penari :
Aul (@aulyasyhvn)
Arena (@arena_triw)
Apang
Aisah
Kana
Fina
Rina
Destin
Alda (@aldaputr_)
Anis
Sani
Febry
Sabila
Setting :
Dapi
Ridho (@m.ridho_96)
Pampam
Make up: Putri (@amora03)
Kostum : Nur Hidayah
Lighting : Dimas (@dmustr)
Musik : Busway Project (@busway project)
Edy
Bulan



Komentar
Posting Komentar