A. SEMANGAT BELAJAR MENGGAPAI CITA-CITA 1. Q.S Al-Mujadilah/58:11 يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ Artinya : " Wahai orang-orang yang beriman! apabila dikatakan kepadamu, berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, berdirilah kamu, maka berdirilah niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Teliti dengan apa yang kamu kerjakan." Khalifah Ali bi...
Pentas Sen i Teater Iqro “LUKITO” “LUKITO” bercerita tentang Luki, seorang pemuda miskin yang menghabiskan kehidupan sehari-hari hanya untuk membahas dan menuntut keadilan bersama Mak’e dan Egha. Mereka membahas berbagai macam hal keadilan didalam kehidupan mulai dari permasalahan tuhan hingga permasalahan cinta. Dapat dilihat dari pentas seni yang ditampilkan dalam cerita “LUKITO” ini bahwa begitu banyak be rmunculan rasa kegalauan dalam diri setiap kaum muda. Hal ini karena mereka yang selalu berpura-pura untuk peduli dengan negeri tercinta mereka. Hal ini tentu berbanding terbalik denga luki yang tidak pernah mengalami kegalauan itu. karena dlam cerita ini luki yanng berkarakter sebagai seorang pria yang peduli terhadap negeri tercinta merasa bahwa pendidikan adalah cara berfikir bukan cara bersekolah. Luki mencoba merubah worldview masyarakat yang terlena. Waktu berjalan terus-menerus berlalu dengan cepat dan membakar mimpi-mimpi Lukito untuk menciptakan negeri yang ad...